Saturday, April 23, 2016

Kaum Perempuan di Mata Rasulullah

Rasulullah adalah pola kehidupan indah untuk membina diri menjadi mukmin dan muslim yang sempurna. dan ia pun memberikan tauladan kepada kita betapa ia sangat menjunjung harkat dan martabat perempuan. Betapa tidak dengan izin Allah SWT melalui jiwa, mulut dan badan beliaulah yang mereduksi penistaan, penindasan terhadap kaum perempuan di Jazirah Arab.

Sebagaimana kita ketahui bahwa sebelum Nabi Muhammad ada kelahiran seorang anak perempuan dalam suatu keluarga merupakan suatu "Aib" keluarga karena dinilai sebagai manusia yang hina dan rendah serta tidak akan ada penempatan yang hormat atasnya. Perempuan pada saat itu laksana sebuah kutukan dari Tuhan kepada suatu keluarga. Perempuan penaka budak kaum lelaki yang tidak diindahkan keberadaannya, bahkan Umar bin Khattab pernah mengubur anak perempuannya hidup-hidup lantaran malu.

Rasulullah pada saat itu ketika etika yang terbangun tidak memposisikan perempuan pada tempat yang terhormat dan mulia, tetapi Rasulullah menempatkannya demikian. Ia amat sangat menjaga kemuliaan perempuan baik jasmani maupun rohaninya. Hal ini kita dapat melihat ketika perkataan "Ibu" atau restu ibulah yang dijadikan pijakan untuk melakukan segala tindakan. Rasul juga mengajarkan hatta mengatakan "ah" (membantah) saja tidak diindahkan dalam tatanan etika yang terbangun dalam Islam. Juga penggunaan kata "Umat" misalnya "Umat Islam" berasal dari perkataan "Ummi" yang berarti adalah "IBU" maknanya adalah antar sesama muslim seperti bagaikan saudara satu persusuan Ibu, yang demikian adalah manifestasi bentuk penghormatan Rasulullah terhadap kaum perempuan.

Bisa dibayangkan betapa Rasulullah dengan Al-Qur'annya menjadi pembaharu tatanan yang tidak berkeadilan dan tidak manusiawi. Ia memberikan air yang sejuk dalam padang pasir yang tandus serta mampu mengubah padang pasir menjadi taman surgawi yang dipenuhi cinta dan kasih antar sesama manusia. Semoga Shalawat serta Salam kita senantiasa tercurah untuk beliau agar spirit, inspirasi dan pola nan indah dalam hidup menggema serta menjelma kedalam tata kehidupan umat Islam sekalian.

No comments:

Post a Comment