Air mata itu adalah air terjun yang kosong
Bergegas turun dan menyengat pipi
Sebuah tamparan yang dikembalikan rasa kalut ketakutan
Namun bukan tentang mengembaranya jiwa yang lemah.
Bergegas turun dan menyengat pipi
Sebuah tamparan yang dikembalikan rasa kalut ketakutan
Namun bukan tentang mengembaranya jiwa yang lemah.
Apakah kau menangis dalam bayangan untuk menahan diri ?
Permohonan kebebasan akan bimbingan ?
Atau hanya karena takut akan pisau yang memotong ?
Kemarilah di tengah kehangatanku
Dalam pengasingan dan ketersembunyian asa
Permohonan kebebasan akan bimbingan ?
Atau hanya karena takut akan pisau yang memotong ?
Kemarilah di tengah kehangatanku
Dalam pengasingan dan ketersembunyian asa
Menceburlah di kolam inspirasi keterhilangan
Atau sebarkan benih mimpi dari tanganmu
Dan lemparkan aspirasi emosi dari jeruji penjara hatimu
Atau sebarkan benih mimpi dari tanganmu
Dan lemparkan aspirasi emosi dari jeruji penjara hatimu
Di balik dinding keraguan itu kau bisa temukan aku
Berdiri dalam keterbaruanmu
Memandu pena gairah yang menapak di tangan
Menghapus warna gelap dan abu-abu
Arang hitam dari tinta yang semerah darahmu
Berdiri dalam keterbaruanmu
Memandu pena gairah yang menapak di tangan
Menghapus warna gelap dan abu-abu
Arang hitam dari tinta yang semerah darahmu
Kekasihku,
Jangan bersedih lagi
Pejamkan mata
.....
Kau lihat aku ?
Jangan bersedih lagi
Pejamkan mata
.....
Kau lihat aku ?

No comments:
Post a Comment